Tips Untuk Memulihkan Foto Yang Terhapus Di Smartphone Android

Smartphone Android menjadi salah satu perangkat penting untuk berfoto. Tidak hanya sebagai perangkat yang selalu dapat Anda bawa, tetapi fungsi kamera ponsel cerdas Anda juga telah meningkat secara signifikan.

Untuk itulah, smartphone bisa dibilang juga sebagai perangkat penyimpan foto pengguna. Namun, karena beberapa faktor, foto-foto ini dapat dihapus dari perangkat Anda.

Hal seperti ini pasti bisa membuat frustasi, apalagi untuk foto yang mengandung kenangan. Oleh karena itu, Tekno Liputan6.com memberikan tips sederhana untuk memulihkan foto yang terhapus di smartphone Android

Bukan hal yang aneh bagi pengguna smartphone Android saat ini untuk terus-menerus mem-backup foto mereka ke berbagai layanan cloud seperti Dropbox, Google Photos, dan OneDrive.

Mereka sudah ada di awan, tetapi jika Anda memutuskan untuk menghapus beberapa foto, Anda mungkin ingin membatalkan dan memulihkannya. Untungnya, beberapa layanan cloud sudah menawarkan opsi pemulihan data.

Oleh karena itu, foto yang dihapus dari banyak layanan cloud tidak langsung dihapus, tetapi dihapus di Sampah. Anda dapat mengaksesnya dari menu untuk memulihkan foto yang dihapus.

Selain penyimpanan di cloud, pengguna smartphone Android biasanya memanfaatkan memori eksternal seperti MicroSD untuk menyimpan foto mereka. Memulihkan foto dari MicroSD memerlukan beberapa persiapan.

Salah satunya adalah software pihak ketiga yang biasa digunakan untuk pemulihan data. Kemudian lakukan ini di komputer atau laptop Anda.

Jika keduanya terpenuhi, yang harus Anda lakukan adalah mengembalikan data. Namun, perlu diingat bahwa proses pemulihan data sulit dilakukan jika foto dienkripsi atau ditimpa dengan data lain.

Untuk foto yang tersimpan dan terhapus di memori internal smartphone Android kamu, cara mengembalikannya sangatlah sulit. Kalaupun bisa, cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rooting.

Namun, rooting berisiko menghapus semua data di perangkat. Selain itu, kemampuan untuk menimpa foto yang sebelumnya dihapus dengan data lain yang lebih besar akan menyebabkan foto tersebut benar-benar hilang.

Di samping itu, ada kemungkinan data foto yang tersimpancorrupt, sewingga tidak bisadipulihkan. Karenanya, cara ini tidak disarankan untuk menyimpan dan lebih baik melakukan antisipasi dengan foto di layanan cloud maupun memolieksternal.

You May Also Like

About the Author: renotahoebloggers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *